www.noormuslima
Melirik bilik warna kemuning dari kejauhanSelayang percik tungku tanpa baraKertas putih tertiup angin mengusangLampion padam lenyap entah kemanaBerkas terseok asap cokelat berhamburanKawanan musang hitam penuhi sabanaSedang senja-senja itu berubah memburam

2014
Tentang Senja-senja
Jumat, Januari 23, 2015

Tentang Senja-senja

http://harianterbit.com/megapol/read/2015/01/21/17011/18/18/Hari-Ini-Jakarta-Hujan-Rintik-rintik
Langit menggerutu gelombang bunyi yg tampak samar
Diseberang awan-awan terbelah memuntankan hujan
Tanah berujung mengarak air mengalir turun
Kelopak mata daun-daun basah nikmati rintik yg indah
Kehidupan diluar sana sedikit menyusahkan elang terbang
Sedang kawanan di bawah atap mendekur lelap dalam selimut
Dan senyum adalah satu jawaban yg menyenangkan 

2014


Hujan Tematis
Rabu, Januari 21, 2015

Hujan Tematis

http://motivasi.blogekstra.com/ijoel/motivasi-diri-untuk-meraih-impian.html

"Aku bukan orang sibuk, tapi aku orang sedang mencari kesibukan. Sekarng ini aku memang belum menjadi orang yang sukses, tapi aku masih berproses". katanya

Satu ungkapan yang menggambarkan atas seseorang yang sebenarnya memilki sebuah keinginan mendalam dan ia tidak sedang dalam posisi seperti apa yang ia inginkan. Akan tetapi, ia masih dalam jalan (atau tahap pengusahaan) untuk menuju suatu hal yang menjadi harapan dan keinginannya. Rasanya memang ada satu dorongan kehendak (baca: motif) kuat dalam dirinya untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan pencapaian pada suatu hal tertentu atau sebut saja motivasi. 

Dalam kehidupan seringkali orang berkeinginan mendapatkan atau mencapai suatu hal yang kemudian ia perjuankan, Memperjuangkan satu hal yang menjadi harapan, tentunya seseorang butuh suatu daya atau dorongan (baca: motivasi). Entah dorongan itu dari orang lain ataupun dari dalam dirinya sendiri. Disadari atau tidak, motivasi dapat menjadi suatu daya atau kekuatan dahsyat dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu. Sedangkan motivasi yang muncul dari dalam diri, para pakar menyebutkan dengan motivasi intrinsik atau lebih mudahnya sebut saja dengan motivasi internal.

Ada beberapa langkah dalam membangun motivasi dalam diri sendiri. Pertama, tentunya menentukan sebuah tujuan pasti yang benar-benar diiginkan. Dalam bahasa agama sebut saja niat. Kedua, menanamkan keyakinan terhadap diri sendiri bahwa "aku bisa". Tak sedikit orang yang melemah motivasinya karena ia tak yakin dan tak percaya diri apa yang ia inginkan dapat tercapai apabila ia berusaha keras. yakinkanlah dirimu bahwa kau dapat melakukannya dan percayalah apa yang telah dianugrahkan Tuhan memiliki potensi yang luar biasa dan apapun bisa saja terjadi. "Noting is imposible", kata pepatah. Dan Ketiga, yakini bahwa selalu ada jalan menuju tujuan. "Dimana ada kemauan pasti ada jalan". Jangan pernah menyerah ketika telah melewati satu jalan, ada banyak jalan  untuk sampai di tujuan.

Selamat berjuang..
Membangun Motivasi Diri (Sebuah Interpretasi)
Selasa, Januari 20, 2015

Membangun Motivasi Diri (Sebuah Interpretasi)

https://www.flickr.com/photos/j_snyder/12694815865/
Malam layaknya lentera pecah beralih buram lalu memadam. 
Sungguh alangkah malang sesaat ia dilahap hujan. 
Bulan itu tak juga menampak meski dengan mata terpejam. 
Ketika latar kosong retaskan sunyi bersuara bising ambigu. 
Sejenak ilalang seberang jalan membiarkan petang berkeliaran. 

Semburat indah keemasan memeluk gelap nyaris saja. 
Sedang nafas angin berhembus kibaskan embun menggigil.
Entah api tengah berbara atau sekedar lampu menyala.
Tadinya yang gulita beranjak gemerlap secercah mewarnai.
Hingga alur cerita sebelum cahaya kian mendekati sirna.
Mentari hinggap tersenyum melayangkan selamat pagi.



Hampir di penghujung desember, teruntuk seorang kawan.
2014
Malamku
Selasa, Januari 20, 2015

Malamku

http://www.kaskus.co.id/

Nasi kucing atau lebih dikenal dengan sebutan "sego kucing" oleh masyarakat Jawa bukanlah suatu menu makanan tertentu tetapi lebih pada cara penyajiannya, yakni nasi bungkus yang dikemas dengan kemasan yang unik. Nasi kucing banyak ditemukan ditempat atau warung bergerobak yang disebut Angkringan. Di sebagian besar wilayah Jawa Tengah, terutama di D.I. Yogyakarta nasi kucing dapat dengan mudah ditemukan dipinggiran-pinggiran jalan. Di sebut "nasi kucing" karena disajikan dalam porsi yang relatif sedikit sebagai porsi manuasia, seperti menu untuk makanan seekor kucing. Nasi kucing biasanya berisikan sajian seperti nasi rames dengan menu bermacam-macam, diantaranya: sambal oseng,tempe kering, teri goreng, sambal goreng, dan telur puyuh.

Berkaiatan dengan pemberian namanya, ada beberapa asal usul mengenai nama nasi kucing yang belum pasti kebenarannya, salah satu diantaranya :

Dikisahkan ada sebuah keluarga miskin yang hidup seadanya bahkan untuk makan pun tak tercukupi. Sedangkan tetangga di sebelah rumah mereka adalah orang kaya yg memelihara seekor kucing dan diberi makan oleh tuannya dengan menu yang mewah (menurut keluarga miskin tersebeut), yakni nasi dan ikan asin. Singkat cerita kucing itu mati karena faktor usia dan untuk mengurangi kesedihan, tuannya menyedekahkan makanan jatah kucing miliknya kepada keluarga miskin tersebut.
Setiap hari orang kaya itu mengatakan, "Ini pak ada jatah makan kucing saya buat bapak sekeluarga. Karena kucing saya sudah tiada, tolong di doakan semoga masuk surga ya, pak".
Karena setiap hari menu makannya nasi dan ikan asin, keluarga miskin itu pun merasa bosan kemudian punya inisiatif untuk menjualnya. Akan tetapi, selanjutnya mereka memiliki masalah tentang bagaimana membungkus nasi dan ikan asin tersebut jika akan di jual nanti. Akhirnya mereka mencari kertas koran bekas dan dipakai sebagai bungkus. Lama kelamaan ternyata dagangan (nasi) yang mereka jual banyak peminatnya, terutama tetangga mereka yg senasib (miskin juga). Suatu ketika ada pendatang dari luar desa yang tak sengaja lewat kemudian ikut nimbrung karena penasaran dengan kerumunan orang-orang yang sangat ramai. Setelah Ia tahu ternyata ada yang jual nasi yang unik kemuadian ia pun mencobanya seraya bertanya pada Ibu penjual nasi kucing itu.
"Bu, ini nasinya enak sekali ya. Harganya juga sangat murah. Namanya nasi apa, bu?", kata orang itu.
Ibu penjual nasi itu pun bingung menjawabnya karena selama ini pembeli-pembeli sebelumnya belum ada yang pernah bertanya dengan pertanyaan seperti itu. Akhirnya karena ingat akan nasi jatah seekor kucing, seketika ia menjawab.
"Oh, ini nasi kucing, pak", jawabnya.
Begitulah kiranya hingga sekarang dikenal namanya Nasi Kucing.
Nasi Kucing
Senin, Januari 19, 2015

Nasi Kucing

http://www.akuinginsukses.com/trik-membaca-cepat/
Buku adalah santapan ternikmat.
Satu aktifitas meresapi, menganalisis, dan kemudian mengintepretasi untuk menerima pesan (pesan yang tersurat secara lugas ataupun pesan yang tersirat/ konotatif) dari sebuah tulisan, dapat di sebut dengan membaca. Aktifitas yang sering dilakukan seseorang untuk mengakses ilmu dan informasi dalam segala hal. Tentunya, banyak hal yang dapat dijadikan obyek untuk dibaca dan dipahami, buku salah satunya.

Semua orang tahu, buku adalah jendela dunia. Untuk mengetahui isi sebuah buku atau semacamnya seseorang harus memiliki kemampuan membaca. Terlepas dari teknik membaca yang terdiri dari beberapa teknik, seseorang memiliki tujuan, gairah dan motif masing-masing dalam melakukan kegiatan membaca. Mulai dari kebutuhan, tuntutan, keingintahuan, dan lain sebagainya.

Berkaitan dengan motif dan gairah membaca. Ada semacam qoute atau ungkapan yang menarik untuk ditelisik dan dipahami ulang. "Banyak baca banyak lupa",satu ungkapan yang sering dikatakan oleh seorang teman. Satu ungkapan realistis tapi berasa anti motivatif. Di tempo hari, seseorang lebih senang menggunakan ungkapan-ungkapan yang kurang konstuktif dalam suatu hal. Menyoal membaca, misalnya. Ungkapan "banyak baca banyak lupa" kiranya menjadi quote yang dapat berdampak negatif pada prinsip dan motif seseorang dalam pengalaman membaca. Alangkah lebih baik jika digantikan dengan ungkapan lain yang hampir sama akan tetapi dengan ruh (atau makna) yg sedikit berbeda, semisal : "banyak baca banyak tau apa saja", "banyak baca membuka cakrawala" atau yg semacamnya. Seringkali seseorang dipatahkan dengan pernyataan rasional non konstruktif kemudian terjebak oleh asumsi negatif atas dirinya sendiri. Yang demikian itu yg biasanya membuat orang menjadi bermalas-malasan.

Telepas dari bagus tidaknya obyek membaca (baca: bacaan) dan apapun itu, membaca adalah satu aktifitas yang positif. Tak perlu adanya berpikir panjang untuk melakukan aktifitas. Apalagi di zaman seperti sekarang ini, tak ada alasan bagi seseorang untuk tidak membaca kecuali ia memang ingin terhampar kembali pada zaman abad sebelum masehi.



Yogyakarta, pertengahan Januari '15
Perihal Membaca
Minggu, Januari 18, 2015

Perihal Membaca